3/09/2011

Sistem Ekskresi / Pengeluaran pada Aves (Burung)

Sistem Ekskresi / Pengeluaran pada Aves (Burung)

Alat pengeluaran pada burung / aves berupa ginjal, paru-paru dan kulit. Burung mempunyai sepasang ginjal berwarna coklat dengan tipe metanefros. Ginjal tipe metanefros memiliki ciri-ciri tidak bersegmen, tidak memiliki nefrostoma dan jumlah glomerulusnya banyak. Ginjal burung berfungsi mengambil zat-zat sisa dari darah yang berbentuk urine. Saluran ureter bermuara langsung pada kloaka, karena aves memang tidak memiliki vesika urinaria (kandung kemih). Kloaka merupakan muara dari tiga buah saluran, yakni saluran kotoran, saluran urine, serta saluran reproduksi. Adapun paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan gas CO2 yang merupakan hasil metabolisme sel-sel tubuh. Pada bagian belakang tubuh burung terdapat ekor yang sangat pendek yang disebut uropygium. Uropygium ini mengandung kelenjar minyak (glandula uropygialis), dimana kelenjar ini menghasilkan minyak  untuk melumasi bulu sehingga burung tersebut tidak mudah basah jika berada di air. Selain itu, kelenjar minyak juga berfungsi sebagai cadangan makanan berupa lemak.
Ekskret pada aves bersifat semisolid (menyerupai pasta), hal ini disebabkan karena aves hanya memiliki satu saluran pengeluaran yakni kloaka, sehingga urinenya dikeluarkan secara bersamaan dengan feses. Ekskret ini juga mengandung asam urat (C5H4N4O3) atau 2,6,8-trioxypurine yang bersifat kurang larut dalam air, kurang toksik dan untuk mengekskresikannya diperlukan sedikit air, dapat terakumulasi dalam telur tanpa menyebabkan kerusakan pada embrio serta jika berada dalam jumlah yang besar akan membentuk endapan yang menyerupai kristal.
Ada beberapa jenis burung yang dapat hidup dalam lingkungan yang sangat kering, misalnya burung gurun pasir. Salah satu adaptasi yang dilakukan adalah kemampuannya untuk mengubah senyawa-senyawa limbah nitrogen menjadi asam urat yang tidak larut dalam air sehingga dapat diekskresikan tanpa menggunakan banyak air. Adaptasi ini memungkinkan aves dengan habitat gurun dapat bertahan hidup, walaupun air yang tersedia sangat sedikit. Kandungan air dalam makanan yang bergabung dengan air hasil respirasi seluler cukup untuk memenuhi kebutuhan air mereka.

pls take out with full credit:
Nisa, A. 2011.  Sistem Ekskresi / Pengeluaran pada Aves (Burung) diakses dari http://anniesfile.blogspot.com/2011/03/sistem-ekskresi-pengeluaran-pada-aves.html

Labels:

0 Comments:


Read this first before proceeding, cause it's important.
So this is how i roll, mate.
1. You don't spam on my comment section.
2. You don't ask for something under my property (for example, codes or photos).
3. You don't come and object all the shits i said in my posts, cause it's MY opinion and thinking.
4. You don't bitch around like you do on other websites.
5. Last of all, be nice. Cause i will give you twice whatever you give to me.

Post a Comment